Webinar dengan tema “Aplikasi Keterampilan dan Teknik Konseling bagi Profesional Guru BK/Konselor di Era Pandemi Covid-19” diselenggarakan oleh mahasiswa PPB/BK UNIMED Stambuk 2019 sebagai tugas akhir projek mahasiswa mata kuliah Teknik-Teknik Konseling yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 27 Juli 2021 diikuti oleh 420 peserta dari berbagai genre, diantaranya mahasiswa, dosen, guru dan masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan melalui media aplikasi Zoom Cloud.
Webinar Teknik Konseling “Aplikasi Keterampilan dan Teknik Konseling bagi Profesional Guru BK/Konselor di Era Pandemi Covid-19” dimulai pada pukul 09.00-12.30 WIB tersebut dibuka resmi oleh Dekan FIP UNIMED Prof. Dr. Yusnadi, MS berjalan lancar dan sukses. Dalam sambutan Dekan FIP UNIMED mengucapkan selamat datang kepada peserta yang bergabung dalam webinar Teknik Konseling dan menyampaikan bahwa pemilihan tema sangat bagus untuk mengadakan webinar di masa pandemic seperti sekarang ini agar guru Bk, konselor dan calon mahasiswa mengetahui teknik-teknik konseling yang bisa digunakan dalam praktik konseling.
Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama yang disampaikan oleh Bapak Prof. Drs. Abdul Murad, M.Pd Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Medan yang sengaja diundang sebagai pengisi acara untuk menyampaikan materi “Aplikasi Keterampilan dan Teknik Konseling bagi Profesional Guru BK/Konselor di Era Pandemi Covid-19” yaitu beliau menyampaikan bahwa teknik konseling adalah salah satu bagian yang memberikan kontribusi dalam profesionalitas konselor tetapi jangan lupa ada unsur lain yang lebih menentukan daripada teknik yaitu pearson hood. Pearson hood adalah sifat-sifat personal yang dibawa oleh seorang individu.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi kedua yang disampaikan oleh Ibu Dr. Anne Hafina, M.Pd Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia Bandung yang sengaja diundang sebagai pengisi acara untuk menyampaikan materi tentang “Keterampilan Konseling” yaitu beliau menyampaikan bahwa seorang yang mengampuh profesi sebagai konselor/ guru BK sudah berikhtiar menjadi mahasiswa/pembelajar yang sudah mengikuti latihan dan pengembangan karena ini suatu yang sangat penting. Konseling pada dasarnya ingin membawa konseli melalui cara-cara yang lebih tumbuh dan produktif. Dalam wilayah kewenangan sebagai konselor kita tidak menangani hal yang bersifat klinis.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi ketiga yang disampaikan oleh Ibu Prof. Dr. Asih Menanti, MS.,S.Psi Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Medan yang sengaja diundang sebagai pengisi acara untuk menyampaikan materi tentang “Observasi dalam Konseling” yaitu beliau mengatakan bimbingan konseling bukan hanya dibidang konseling atau pendidikan, melainkan bidang pekerjaan lain yang sebenarnya sangat membutuhkan bimbingan konseling. Bimbingan konseling merupakan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan pada era pandemic seperti hari ini. Meskipun konseling sesuatu yang patologis, tidak dipungkiri yang klinis juga sangat dibutuhkan. Bimbingan dan konseling adalah 2 hal yang terpisah bimbingan merupakan pencegahan, pemeliharaan dan penguasaan konten sedangkan konseling pengentasan dan bersifat terapeutik. Kesamaan dari bimbingan konseling adalah sama-sama hubungan membantu. Bagaimana kita mengobservasi menentukan bagaimana sikap konseli.
Selanjutnya Ibu Asiah, M.Pd sebagai moderator memberikan kesimpulan, yaitu konselor bukan hanya memahami teori dasar namun juga keterampilan konselor untuk memahami konseli. Skill juga harus dipahami konselor dan juga observasi sangat penting untuk melihat konseli agar bisa memahami bagaimana masalah itu terjadi pada konseli.
Kemudian penutupan acara disampaikan oleh Bapak Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling yaitu Bapak Mirza Irawan, S.Pd.,M.Pd.,Kons mengucapkan terima kasih telah mengikuti webinar ini sehingga ilmu yang dipaparkan bermanfaat dan bisa menjadi bekal untuk guru bimbingan konseling dan stake holder bimbingan dan konseling.

Write A Comment